Minggu, 24 April 2011

10 langkah Gapai Khusyu' Sholat

Shalat merupakan tiang agama dan pangkal keta’atan, berbagai riwayat yang masyur telah menyebtkan keutamaan – keutamaan shalat. Salah satu diantaranya adalah khusyu’. Untuk mencapai kekehusyu’an tersebut terdapat beberapa cara antara lain:
  1. Adanya kehadiran hati dalam shalat. Yaitu degan cara mengosongkan hari dari hal – hal yang bisa mengusiknya. Jika muncul hasrat yang hendak mengusik hati kita , maka tidak ada jalan lain kecuali mengembalikan hasrat ini pada shalat. Jika hati kita tidak hadir dalam sholat berarti iman yang kita miliki belum kuat dan kita harus senantiasa menguatkannya.
  2. Memahami makna – makna ucapan shalat. Hal ini dapat membantu hadirnya hati, bisa saja hati benar benar hadir mengiringi setiap ucapan tetapi tanpa kita mengetahui maknanya. Maka pikiran harus dikonsentrasikan untuk dapat memahami maknanya dengan menyingkirkan lintasan – lintasan  pikiran dengan memotong / menyingkirkan objek yang kita pikirkan dari pikiran kita.
  3. Mengagungkan Alloh SWT dan takut padanya. Hal ini dapat menghasilkan 2 hal yaitu : pertama, keagungan Allah dan kebesarannya, kedua: mengetahui kehinaan diri kita dan kedudukan kita sebagai hamba. Hal yang kedua dapat menghasilkan 2 hal yaitu ketenangan dan kekhusyu’an , yang bisa menambah rasa takut kita adalah berharap jadi orang yang mendirikan sholat harus mengharapkan pahala dari Alloh SWT sebagaimana dia takut akan adzab Alloh jika dia meremehkan sholatnya.
  4. Mengadakan persiapan – persiapan ntuk melakukan sholat. Sebelum shalat sebaiknya kita memepersiapkan diri sejak mulai menyempurnakan wudhu, pakaian, tempat sholat serta sunnah lainnya. Dan yang paling penting adalah memepersiapkan hati dengan niat ikhlas semata – mata untuk Alloh.
  5. Mengingat kematian pada saat sholat. Sebagaimana sabda Rosululah Saw:”Ingatlah” kematian dalam sholatmu karena sesungguhnya seseorang jika mengingat kematian didalam sholatnya niscaya dia akan memperbaiki sholatnya dan lakukanlah sholat sebagaimana seseorang yang tak pernah mengira bahwa dia akan melakukan selain sholat yang dilakukan itu.
  6. Mengetahui bahwa Alloh akan menerima sholatnya. Jika setiap orang yang melakukan sholat merasakan kehadiran alloh didepannya niscaya dia akan mencapai tingkat kekhusyu’an yang tinggi, bagaimana tidak sedangkan dia dapat berbicara dengan tuhannnya dan Tuhannya akan mengabulkan permintaannya.
  7. Memandang tempat sujud. Rosulullah tidak pernah memejamkan mata saat beliau sholat tetapi beliau memandang ketempat sujud pada saat duduk tasyahud beliau melihat kearah telunjuk beliau. Pandangan pada satu tempat akan menambah keseriusan seseorang dalam melaksanakan sholat
  8. Memohon perlindungan Alloh dari godaan syetan. Syetan bisa mengganggu kita pada saat sholat dengan cara memberikan bisikan – bisikan agar sholat yang kita lakukan tidak khusyu’. Untuk itu rosullulah SAW mengajarkan didalam rakaat pertama sebelum membaca al-fatihah kita dianjurkan membaca ta’awud.
  9. Tidak melaksanakan sholat saat mengantuk. Rosulullah bersabda “ jika seseorang diantara kamu engantuk dalam sholat, hendaknya ia tidur telebih dahulu, sehingga dia mengetahui apa yang dia ucapkan”.
  10. Tidak melaksanakan sholat dalam keadaan menahan buang air besar atau kecil. Orang berkeinginan buang air besar atau kecil hendaknya ia pergi ke kamar kecil untuk melaksanakan hajatnya dulu. Hal ini sebagaimanasabda Rosulullah  yang berbunyi :” Jika seseorang diantara kamu berkeinginan untuk buang air kecil atau bsar dan pada saat itu sholat telah didirikan, maka hndaknya dia mulai pergi kekamar kecil(H.R. Abu Daud)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar